Menu Close

Validasi Tujuh Draf Model BP PAUD dan Dikmas DIY

Kepala BP PAUD dan Dikmas, Eko Sumardi, M.Pd., memberikan pengarahan pada penutupan kegiatan FGD bersama perwakilan dari direktorat teknis terkait.

Yogyakarta (04/07/2019) Sebanyak tujuh draf model yang disusun oleh tim pengembang model BP PAUD dan Dikmas Daerah Istimewa Yogyakarta divalidasi pada tanggal 2 dan 3 Juli 2019. Kegiatan validasi draf model dikemas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Hotel Abadi Yogyakarta diikuti oleh unsur narasumber akademik, narasumber praktisi, peserta dari satuan pendidikan PAUD dan Dikmas serta narasumber pusat.

Pembukaan FGD Validasi Draf Model oleh Kasi PPSD, Dr. Cipto Suncoko (tengah).

Kegiatan Validasi Draf Model dibuka oleh Kepala Seksi Pengembangan Program dan Sumber Daya, Dr. Cipto Suncoko, 2 Juli 2019. “Diharapkan narasumber ahli dan praktisi serta peserta FGD memberikan masukan agar draf model dapat diterima dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Cipto Suncoko.

Model yang dikembangkan terdiri dari dua model pendidikan anak usia dini, satu model pembinaan keluarga, dua model pendidikan kesetaraan, satu model pendidikan keaksaraan, serta satu model kursus dan pelatihan. Adapun judul draf model yang divalidasi pada FGD kali ini adalah sebagai berikut.

  1. Pembelajaran kesiapsiagaan bencana bagi anak usia dini melalui bermain peran (Model Pendidikan Anak Usia Dini);
  2. Pembelajaran sosial dan finansial dengan augmented reality pada anak usia dini (Model Pendidikan Anak Usia Dini);
  3. Pelibatan keluarga dalam penyelenggaraan pendidikan tentang kebencanaan pada orangtua yang memiliki anak usia Sekolah Dasar (Model Pendidikan Keluarga);
  4. Perencanaan pembelajaran kurikulum 2013 pendidikan kesetaraan (Model Pendidikan Kesetaraan);
  5. Pemetaan satuan kredit kompetensi kurikulum 2013 pendidikan kesetaraan (Model Pendidikan Kesetaraan);
  6. Bahan ajar interaktif multitema pada pendidikan multikeaksaraan (Model Pendidikan Keaksaraan);
  7. Pembelajaran manajemen berbasis pasar pada LKP di Daerah Istimewa Yogyakarta (Model Kursus dan Pelatihan).
Suasana diskusi terpumpun kelompok model kursus dan pelatihan.

Diskusi terpumpun atau FGD dilaksanakan secara kelompok kecil setiap draf model yang dilakukan selama dua hari. Setiap tim pengembang membahas bersama dengan narasumber ahli, praktisi, peserta dan narasumber pusat. Pelaksaan diskusi terpumpun pada kelompok kecil yang hanya berjumlah 11 orang setiap model dirasakan sangat intensif untuk membahas draf model yang diajukan oleh tim pengembang. Hadir narasumber pusat pada kesempatan FGD validasi draf adalah Dr. Ali Nugroho (dari Direktorat Pembinaan PAUD), Dr. Kastum (dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan); Dr. Dede Suryaman (dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga), dan G. Victor B. Kahimpong, M.Si. ((dari Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan).

Kepala BP PAUD dan Dikmas DIY, Eko Sumardi, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah berpartisipasi pada validasi draf model. “Model yang dikembangkan oleh BP PAUD dan Dikmas DIY kelak harus divalidasi akhir sebelum diimplementasikan di lapangan. Bapak ibu peserta FGD ikut berperan dalam keberhasilan model divalidasi oleh direktorat terkait,” tambah Eko Sumardi. [fauziep]

Pewarta: Fauzi Eko Pranyono

Posted in Berita