Menu Close

Uji Coba Konseptual Modul Sejarah Indonesia Paket C Setara SMA Kelas XII

Yogyakarta (20/10/2018) Selama empat hari ( 15, 16, 18 dan 19 Oktober 2018) dilaksanakan uji coba konseptual modul mata pelajaran Sejarah Indonesia setara SMA Kelas XII di dua lokasi PKBM berbeda. Uji coba modul dimaksudkan untuk menguji tingkat keterbacaan dan kesesuaian substansi materi modul.

Uji coba modul dilaksanakan di PKBM Mandiri Bantul dan PKBM HS Primagama, masing-masing diikuti 20 orang peserta didik dan dua orang tutor yang mengampu mata pelajaran Sejarah Indonesia. Uji coba modul dilaksanakan selama dua hari di masing-masing lokasi dan dilaksanakan dalam format diskusi kelompok terpumpun. Banyak sekali masukan yang diperoleh dari peserta didik dan tutor dari diskusi kelompok terpumpun tersebut.

“Terima kasih PKBM Mandiri Bantul dilibatkan dalam uji coba ini sehingga dapat menambah pengalaman peserta didik sekaligus diberi kesempatan memberikan masukan perbaikan modul,” ungkap Yuli Sutanta Ketua PKBM Mandiri Bantul. Hal yang senada diungkapkan oleh Kidung tutor PKBM HS Primagama.

“Isinya sudah memadai. Halaman 33 (modul 2 red) ada pengulangan kalimat yang bisa membuat peserta didik bingung. Poin-poin perjanjian Bangkok, agar ditulis secara gamblang.” Demikian salah satu masukan dari Iswantini tutor Paket C di PKBM Mandiri Bantul.

Sementara itu peserta didik tidak kalah dalam memberikan masukan, seperti disampaikan Kristo peserta didik PKBM HS Primagama. “Modul 2, membahas tentang ekonomi tapi banyak membahas kebijakan pemerintah tentang ekonomi. Sedangkan Modul 5, Bab I: terlalu berbicara tentang kebijakan,” kata Kristo. Dan masih banyak lagi masukan yang sangat berguna bagi kesempurnaan modul karena pada hakekatnya uji coba konseptual ini adalah untuk mengetahui tingkat keterbacaan dan kesesuaian substansi, jadi masukan peserta uji coba sangat diperlukan.

Modul yang diuji-coba pada kesempatan kali ini adalah modul 2 dan modul 5 untuk setara Kelas XII. Sedangkan untuk modul 1, modul 3 dan modul 4 diuji-coba oleh tim pengembang yang berbeda.

Pewarta: Fauzi Eko Pranyono

Posted in Berita