Menu Close

Uji Coba Instrumen Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini

Uji Coba Instrumen Penilaian Tingkat Perkembangan Anak Usia Dini

Yogyakarta (17/05/2019) Sasaran awal uji coba adalah 16 pendidik jenjang PAUD yang terdiri dari berbagai satuan pendidikan meliputi Taman Kanak-Kanak baik dari perkotaan maupun pedesaan. Uji coba instrumen penilaian perkembangan anak usia dini di samping diikuti oleh 16 orang guru PAUD sebagai responden uji coba, juga diikuti oleh guru PAUD lainnya dan Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY sehingga jumlah peserta keseluruhan adalah 50 orang.

Tujuan uji coba instrumen ini adalah untuk menguji instrumen penilaian perkembangan anak usia dini agar pendidik dapat melakukan penilaian secara individual. “Diharapkan guru tidak lagi copy paste dalam melakukan penilaian anak usia dini, dimana data nilai satu anak digunakan atau dicopy-paste untuk anak yang lain,” ungkap Ibu Ning Ka Subdit Kurikulum Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Ditjen PAUD dan Dikmas Kemdikbud.

Instrumen uji coba tingkat pencapaian perkembangan anak (TPPA) yang diujicobakan untuk anak usia 5-6 tahun. Karena itulah sasaran guru yang dilibatkan adalah guru Taman Kanak-Kanak. Instrumen TPPA dilengkapi dengan rubrik dan contoh capaian perkembangan sebagai acuan bagi guru PAUD dalam menggunakan instrumen tersebut. Fungsi instrumen TPPA sebagai asesmen (1) prediktif yang digunakan untuk mengetahui kemampuan anak di masa depan, dan (2) deskriptif untuk menggambarkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang sudah dicapai.

Pada kesempatan itu Eko Sumardi, M.Pd. menjelaskan perbedaan jenjang PAUD, satuan PAUD dan program layanan PAUD yang selama ini masih terdapat kesalahan persepsi dan bingung membedakan. Taman Kanak-kanak, Kelompok Bermain, Taman Penitipan Anak adalah satuan pendidikan bukan program layanan. Sedangkan PAUD menunjukkan pada jenjang pendidikan yaitu jenjang sebelum pendidikan dasar.

Pewarta: Fauzi Eko Pranyono

Posted in Berita