Menu Close

Tutor Kreatif, Belajar Pun Jadi Interaktif

Ada hal menarik dalam ujicoba model pembelajaran multikeaksaraan tahun 2017 ini. Betapa tidak! Kelompok kontrol yang dirancang tanpa perlakuan sama sekali ternyata mencapai rerata skor yang tinggi. Berbeda daripada kelompok yang diberikan perlakuan dan kemudahan dalam pembelajaran. Rerata skor hasil belajar kelompok kontrol lebih tinggi daripada kelompok uji.

Hasil pengamatan terhadap proses pembelajaran menunjukkan bahwa kemampuan tutor menjadi kunci dalam pencapaian hasil belajar. Interaksi pembelajaran keaksaraan yang terjadi dikendalikan sepenuhnya oleh tutor. Tidak dapat dipungkiri bahwa kunci pembelajaran keaksaraan terletak pada tutor.

Tutor keaksaraan yang baik haruslah kreatif. Ada banyak hal yang harus dipahami dan dikuasainya. Pada satu sisi, tutor haruslah paham hakekat program keaksaraan tersebut dilaksanakan. Pada sisi yang lain, ia juga harus paham benar bagaimana menjalankan pembelajaran yang baik. Ia harus mampu menggabungkan paedagogik (didaktik metodik) sejalan dengan andragogi (pendidikan orang dewasa) dalam program pendidikan keaksaraan.

Kreativitas tutor mencakup seluruh tahapan proses belajar mengajar. Ia harus kreatif melihat minat dan motivasi peserta didiknya. Ia juga mampu kreatif merancang pembelajaran yang baik, menarik, dan menyenangkan. Tutor pun harus mampu mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran. Begitu juga dengan proses pembelajaran yang melibatkan interaksi antara tutor dengan peserta didik. Kretivitas yang terakhir adalah kejelian tutor dalam melihat kekurangan peserta didik dalam menguasai materi tertentu melalui penilaian pembelajaran.

  • Kreatif dalam mengamati minat dan motivasi peserta didik

Tutor keaksaraan yang kreatif mampu mengamati kecenderungan minat belajar peserta didiknya. Ia pun mampu mengukur seberapa besar motivasi yang dimiliki. Alhasil, dua hal ini dijadikan sebagai dasar dalam menentukan perlakuan apa yang harus dilakukan agar pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan menarik.

  • Kreativitas tutor dalam merancang pembelajaran

Minat dan motivasi peserta didik yang sudah diketahui memudahkan tutor dalam menyusun rancangan/rencana pembelajaran. Tentu saja banyak pertimbangan dalam merancang pembelajaran tersebut agar menjadi pembelajaran yang menarik dan interaktif. Yang lebih penting lagi, rancangan pembelajaran tersebut dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

  • Tutor kreatif mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran

Meskipun disediakan alat bantu yang memudahkan pembelajaran, tutor kreatif akan mengembangkan alat bantu dan bahan ajar sendiri sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Oleh karena itu, pembelajaran menjadi lebih focus, hal-hal yang sulit semakin mudah dipahami peserta didik.

  • Pengelolaan proses pembelajaran

Tutor yang kreatif ibarat seorang “dalang” yang tidak akan pernah kehabisan cerita. Ia mampu melibatkan seluruh peserta didik dalam beragam aktivitas belajar yang menarik (berpikir, membaca, menulis, berpendapat, dan praktik). Oleh karena itu, interaksi pembelajaran menjadi “hidup”.

  • Kejelian mengamati kekurangan warga belajar

Seiring dengan proses interaksi pembelajaran yang berlangsung, tutor keaksaraan yang kreatif akan memberikan umpan balik (penguatan dan pengayaan) bagi peserta didik. Tentu saja dengan didahului oleh penilaian hasil belajar masing-masing. Tutor kreatif akan melibatkan peserta didik yang dianggap kurang untuk dapat mencapai tujuan belajar yang ditetapkan.

Pewarta: Agus Hari Prabowo

Posted in Berita