Menu Close

Selama Pandemi Covid-19, BP PAUD dan Dikmas DIY Gelar Bincang Publik Secara Daring

Yogyakarta (12/07/2020) Sejak pemerintah Indonesia menerapkan situasi tanggap darurat terhadap pandemi Covid-19 bulan Maret lalu, berbagai kegiatan masyarakat mulai berubah. Masyarakat dianjurkan untuk tidak keluar rumah. Fasilitas umum yang biasa ramai, kini sepi pengunjung. Begitu pula fasilitas pendidikan. Hiruk pikuk kegiatan belajar mengajar siswa terhenti. Sebagai respon dari instruksi pemerintah, Kemdikbud mengeluarkan kebijakan Belajar dari Rumah.

Kebijakan ini diambil agar pembelajaran tetap berjalan walaupun metode yang digunakan berbeda. Metode tatap muka seperti biasa dirubah menjadi metode pembelajaran daring. Kebijakan ini menyentuh semua jenjang pendidikan. Mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi. Tentu setiap lapisan masyarakat akan merasakan “kegagapan” dengan kebijakan yang sangat berbeda jauh dengan sistem pembelajaran sebelumnya.

Melihat situasi ini, BP PAUD dan Dikmas DIY hadir ditengah “kegagapan”. Berbagai macam kegiatan diselenggarakan guna membantu serta memberikan pendampingan kepada masyarakat. BP PAUD dan Dikmas DIY secara aktif menyelenggarakan kegiatan secara daring dengan bertajuk Bincang Publik. Tema yang dibahas pun beragam. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Kesetaraan, hingga Literasi.

Pada bulan Juni, Bincang Publik diselenggarakan dua seri. Bincang Publik pertama bertema Strategi Implementasi Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan di Era “New Normal” pada Kamis (4/6). Kegiatan ini diikuti oleh 93 peserta yang tergabung melalui Cisco Webex serta siaran langsung di kanal Youtube. Bincang Publik di bidang Pendidikan Kesetaraan kali ini membahas tentang strategi pembelajaran pendidikan kesetaraan di era adaptasi kebiasaan baru. Narasumber dan moderator pada kegiatan ini berasal dari Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY, yaitu Drs. Fauzi Eko Pranyono dan Drs. Petrus Haditi serta moderator Daliyah, S.Pd.

Dilanjutkan dengan Bincang Publik kedua pada Kamis (11/6). Bincang Publik di bidang Literasi ini mengambil tema “Literasiku, Literasimu, Literasi Kita Saat Ini”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Zoom serta siaran langsung di kanal Youtube dengan narasumber Agus Hari Prabowo, M.Pd (Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY) dan Drs. Petrus Haditi (Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY). Sedangkan moderator yang memandu kegiatan adalah Bais Jajuli Sidiq, S.P (Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY).

Kegiatan Bincang Publik berlanjut ke bulan Juli. Pada bulan ini diselenggarakan dua seri pula. Seri pertama mengangkat tema tentang Pendidikan Anak Usia Dini, yaitu “Perencanaan Pembelajaran dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di Lembaga PAUD,” Kamis (9/7). Narasumber dalam kegiatan kali ini adalah Dra. Kis Rahayu, M.Si dari Tim Penyusun Kurikulum PAUD Nasional dan Siti Donatirin, S.P., M.Pd. dari Pamong Belajar Madya BP PAUD dan Dikmas DIY. Kegiatan yang diikuti oleh 200 peserta melalui Zoom ini dipandu oleh Panca Haryadi Awan, S.Pd. dari Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY.

Seri kedua Bincang Publik dilaksanakan Jum’at (10/7). Pada seri kali ini mengangkat tema “Blended Learning, Solusi Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan di Era New Normal”. Kegiatan kali ini diikuti oleh 175 peserta melalui Zoom serta siaran langsung di kanal Youtube. Kegiatan yang dipandu oleh Siti Nurul Chasanah dari Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY ini menghadirkan Eko Ady Saputra dari SKB Kabupaten Kulonprogo serta Bais Jajuli Sidiq dari Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY sebagai narasumber.

Tidak hanya berhenti sampai Juli, penyelenggaraan Bincang Publik akan tetap dilaksanakan. Walaupun tidak bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan dan memberikan solusi serta pendampingan langsung, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan pembelajaran dari rumah selama pandemi. Pelaksanaan Bincang Publik berikutnya akan dipublikasikan di media sosial milik BP PAUD dan Dikmas DIY. Dengan semangat kebersamaan, akan tetap terus berkarya walaupun di masa pandemi demi mencapai kejayaan bersama.

Penulis : Gita Kurnia Graha

Posted in Berita