Menu Close

Plt Dirjen PAUD, Dikdas dan Dikmen Kemdikbud Tinjau Lokasi di SMPN 1 Turi Sleman

Yogyakarta (24/02/20) Pasca insiden yang terjadi saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Plt. Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Ir. Harris Iskandar, Ph.D. berkunjung ke SMPN 1 Turi, Sleman, Senin (24/02). Dalam kunjungannya, Ir. Harris Iskandar, Ph.D. meninjau lokasi pelaksanaan susur sungai. Selain itu juga mengunjungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan bantuan untuk keluarga korban.

Setelah meninjau lokasi dan bertemu keluarga korban, Ir. Harris Iskandar, Ph.D. mengutarakan sedang mengevaluasi mengenai kegiatan luar sekolah yang ada dalam kurikulum. “Kita sedang melakukan itu, apa yang missing antara surat, pedoman dengan apa yang terjadi,” jelasnya. Beliau pun menyayangkan insiden serupa masih terjadi. Menurutnya, hampir semuanya telah dilakukan, baik konsolidasi dengan semua elemen masyarakat serta membentuk sekretariat bersama. Ke depan, ada kemungkinan untuk membuat pedoman khusus untuk kegiatan luar sekolah.

UPT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan se-DIY membentuk Posko Psikososial Kemendikbud di SMPN 1 Turi, Sleman. Posko ini beranggotakan tim yang telah dibentuk dari 11 UPT Kemdikbud yang ada di DIY. Koordinator UPT Kemdikbud di DIY, Dr. Dra. Dastiwi Astuty, M.Pd menjelaskan, posko ini dibentuk untuk menyelesaikan dampak trauma pada siswa atas insiden yang terjadi. “Yang menjadi perhatian adalah anak-anak tidak trauma, bisa kembali belajar, karena anak-anak itu terlibat melihat kondisi itu, nah itu yang akan dikembalikan supaya mereka kembali bersemangat,” tambahnya.

Sebelumnya, telah terjadi insiden saat kegiatan susur sungai siswa-siswi SMPN 1 Turi, Sleman di Sungai Sempor pada Jumat (21/02). Kegiatan yang dilakukan pada sore hari tersebut diikuti 249 siswa SMPN 1 Turi, Sleman. Akibat insiden tersebut, 216 siswa selamat, 23 siswa luka-luka dan 10 siswa ditemukan meninggal dunia.

Pewarta: Gita Kurnia Graha

Posted in Berita