Menu Close

Perkuat Karakter Peserta Didik, Ditjen PAUD dan Dikmas Luncurkan Program Penguatan Pendidikan Karakter PAUD

Yogyakarta (19/11/2019) Program Penguatan Pendidikan Karakter Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) resmi diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas) di Balai Kartini Jakarta, Senin (18/11). Peluncuran ditandai dengan menekan tombol sebagai simbol dimulainya program Pendidikan Karakter Pendidikan PAUD oleh Ir. Harris Iskandar, Ph.D selaku Dirjen PAUD dan Dikmas didampingi oleh Dr. Wartanto selaku Sekretaris Ditjen PAUD dan Dikmas, Abdoellah selaku Direktur Pembinaan GTK PAUD dan Dikmas serta seluruh direktur di lingkungan Ditjen PAUD dan Dikmas.

Ir. Harris Iskandar, Ph.D menyebutkan dalam sambutannya, penguatan pendidikan karakter PAUD adalah sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan prioritas pertama pembangunan Presiden Ir. Joko Widodo. “Pembangunan karakter merupakan kebijakan prioritas pemerintah melalui agenda Nawacita dan Gerakan Nasional Revolusi Mental yang ditindaklanjuti dengan diterbitkannya Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter,” tambahnya.

Jika menilik pada peraturan tersebut, Penguatan Pendidikan Karakter yang dimaksudkan adalah gerakan pendidikan dibawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Program ini bertujuan untuk membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas Indonesia tahun 2045 dengan jiwa Pancasila dan Pendidikan karakter yang baik guna menghadapi dinamika perubahan di masa depan, mengembangkan platform pendidikan nasional yang meletakkan pendidikan karakter sebagai jiwa utama dalam penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik dengan memperhatikan keberagaman budaya Indonesia serta merevitalisasi dan memperkuat potensi dan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, masyarakat, dan lingkungan keluarga dalam mengimplementasikan PPK.

Ir. Harris Iskandar, Ph.D menilai, kebijakan tersebut mendorong setiap satuan PAUD untuk mampu mengembangkan jejaring tripusat pendidikan dengan membumikan Pancasila melalui pembiasaan nilai-nilai utama. “Nilai-nilai utama yaitu religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong dan integritas serta pengembangan nilai-nilai berdasarkan visi-misi, kearifan lokal, dan kreativitas satuan PAUD masing-masing,” jelasnya.

Penulis: Gita Kurnia Graha

Sumber: https://www.paud-dikmas.kemdikbud.go.id/

Posted in Berita