Menu Close

Pendampingan Instrumen Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (ITPPA) di BP PAUD dan Dikmas DIY

Kegiatan Pendampingan Pengisian Instrumen Perkembangan Anak

Yogyakarta (10/10/2019) Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan Kegiatan Pendampingan Instrumen Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (ITPPA) pada 29 UPT Ditjen PAUD dan Dikmas. Kegiatan di Yogyakarta dilaksanakan di Ruang Auditorium Lt. 2 BP PAUD dan Dikmas DIY pada 10-11 Oktober 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 16 guru TK se-DIY.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Seksi Penilaian Subdirektorat Kurikulum Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Dra. Murtiningsih, M.Pd. Dalam sambutannya, Murtiningsih menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan serentak di 29 UPT secara paralel di tiga tempat setiap minggunya. Tujuan dari kegiatan ini untuk pengisian instrumen pengembangan anak. “Hasil dari kegiatan ini adalah seluruh instrumen perkembangan anak harus sudah terisi semua karena pada tanggal 7 November 2019 hasil tersebut akan di-publish di seminar internasional,” tambahnya.

Dra Murtiningsih, M.Pd menjelaskan jika dilihat sepintas, pengisian instrumen sangat mudah dilakukan karena sudah menggunakan aplikasi, tetapi pada saat mengisi harus hafal betul rubriknya. “Untuk pengisian instrumen, Bapak/Ibu harus melakukan pengamatan selama ini, tidak bisa hanya langsung diisi karena untuk dapat mengisi harus sudah mengamati. Selain itu Bapak/Ibu harus tahu persis bedanya sering, selalu,” jelasnya. Dra. Murtiningsih, M.Pd juga berpesan agar dalam pengisian sesuai dengan kondisi yang ada. “Kami yakin Bapak/Ibu sudah mengamati anak sehingga sudah hafal. Dan juga harus dicek betul rubriknya apakah yang sudah diamati sesuai rubrik atau belum,” ujar Dra. Murtiningsih, M.Pd.

Selanjutnya acara dibuka oleh Drs. Fauzi Eko Pranyono selaku Plh. Kepala BP PAUD dan Dikmas DIY. Drs. Fauzi Eko Pranyono menyampaikan bahwa dalam pengisian instrumen yang paling penting adalah pendidik, karena yang menentukan anak pada posisi “selalu”,”sering” atau yang lain. Drs. Fauzi Eko Pranyono juga mengingatkan agar dalam menilai harus subjektif dan bertanggung jawab. Pendidik harus melakukan pengamatan dari berbagai indikator penilaian pertumbuhan dan perkembangan anak dengan betul perbutir dan dicocokkan dengan rubrik, kemudian diisikan di instrumen. “Kalau instrumennya canggih, rubriknya bagus, tetapi kita tidak jeli dalam mengamati anak, yang jadi korban adalah anak yang penilaian instrumennya tidak valid,” tambahnya.

Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan proses pengisian instrumen. Dalam kegiatan tersebut, proses pengisian oleh peserta dipandu oleh Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas DIY, Marsono, S.T, M. Kes.

Pewarta: Gita Kurnia

Posted in Berita