Menu Close

Pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH-P) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) SPNF SKB Kota Yogyakarta

Peserta PKW (Menjahit Mahir) Tahun 2019

Yogyakarta (09/09/2019) Pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha dilaksanakan di UPT SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Yogyakarta melibatkan 35 peserta se Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut dibuka pada 9 September 2019 oleh Kepala BP PAUD dan Dikmas DIY, Drs. Eko Sumardi, M.Pd.

Hadir pada acara pembukaan Pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha, Drs. Eko Sumardi, M.Pd, Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta, Drs. Sugeng Mulya Subono, Kepala Bidang PNF dan PAUD Dinas Pendidikan membuka dan memberi pengarahan peserta pelatihan.

“Pengembangan sumber daya manusia agar dapat mandiri dan meningkatkan taraf hidup keluarga. Menjahit dengan sungguh-sungguh menjadi profesi yang menjanjikan. Fashion selalu mengikuti perkembangan dan berubah setiap periode waktu tertentu. Peluang usaha modiste jika ditekuni dapat membawa tingkat perekonomian keluarga menjadi lebih tinggi. Demikian pula tata boga, Di Kota Yogyakarta tidak ada warung makan yang sepi pembeli, semua pembeli makanan ada selama dua puluh empat jam. Seiring keberadaan Kota Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota pariwisata. Usaha kuliner dengan berbekal ilmu tata boga akan mampu mengambil peluang usaha kuliner. Alumni pelatihan baik menjahit maupun tata boga membuat usaha bersama dan mempunyai tempat usaha bersama”, papar Drs. Eko Sumardi, M.Pd.

“Mudah-mudahan sekarang saya berhadapan dengan calon usahawan, orang-orang yang tidak takut kaya. Dapat memanfaatkan kesempatan bantuan pelatihan tata boga dan menjahit mahir dari pemerintah. Banyak bisnis berawal dari kegemaran. Hobby diikuti dengan tambahan pengetahuan dan keterampilan dari pelatihan yang diperoleh, akan menambah kemahiran dalam berkarya. Selamat pelatihan agar menjadi chef yang handal dan menjadi pengusaha kuliner, maupun menjadi penjahit mahir dan perancang busana mempunyai usaha modiste atau butik ternama”, pungkas Drs. Sugeng Mulya Subono.

Pewarta: Sabatina Rukmi Widiasih

Posted in Berita