Menu Close

Monitoring dan Pendampingan Pelaksanaan Bantuan Peningkatan Sarana Pembelajaran APE/PAUD di 18 satuan PAUD se DIY

Pengisian instrumen monitoring oleh pengurus

Yogyakarta (9/11/2019) Sebanyak 18 tim dari BP PAUD dan Dikmas DIY melakukan Monitoring dan Pendampingan Pelaksanaan Bantuan Peningkatan Sarana Pembelajaran APE/PAUD. Monitoring dilakukan pada satuan PAUD yang terdiri dari Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), PAUD, maupun Satuan PAUD Sejenis (SPS) di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mendapatkan bantuan untuk peningkatan sarana pembelajaran. Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 7 dan 8 November 2019 ini merupakan tidak lanjut dari pemberian bantuan dari BP PAUD dan Dikmas DIY kepada satuan pendidikan yang dilaksanakan pada 31 Oktober 2019.

Selama dua hari kegiatan monitoring terdapat 18 KB, TK, maupun SPS yang menjadi lokasi monitoring oleh tim. Lokasi monitoring tersebar di lima kabupaten/kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebaran lokasi tersebut diantaranya tiga satuan pendidikan di Kota Yogyakarta, tiga satuan pendidikan di Kabupaten Bantul, tiga satuan pendidikan di Kabupaten Sleman, tiga satuan pendidikan di Kabupaten Kulonprogo serta enam satuan pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.

Salah satu lokasi monitoring yang terletak di Kabupaten Kulonprogo adalah POS PAUD Menur yang berlokasi di Nanggulan, Kulonprogo. Bantuan peningkatan sarana pembelajaran yang diberikan oleh BP PAUD dan Dikmas DIY digunakan untuk pengadaan barang sebagai sarana penunjang peserta didik dalam proses pembelajaran. Pengurus POS PAUD Menur, Rina Sesanti, S.Pd AUD mengatakan, bantuan yang diberikan sangat bermanfaat. Anak-anak lebih antusias dalam mengikuti kegiatan bermain dan belajar di PAUD miliknya. Rina Sesanti, S.Pd AUD pun berharap, dengan adanya program bantuan peningkatan sarana pembelajaran ini dapat meningkatkan peran serta pendidik dengan terpenuhinya APE dalam memajukan lembaga masing-masing.

Selain itu, Rina Sesanti, S.Pd AUD juga berharap agar kedepannya bantuan yang diberikan tidak hanya untuk sarana pembelajaran saja serta memperhatikan kebutuhan lembaga PAUD. “Selain APE bisa dengan kebutuhan lain seperti alat pendukung dalam proses pembelajaran, misalnya papan tulis atau meja dan kursi,” tambahnya.

Pewarta : Gita Kurnia Graha

Posted in Berita