Menu Close

Meningkatkan Profesionalisme Pamong Belajar Melalui Penulisan Karya Tulis

Yogyakarta (04/04/2018) Bagian Hukum, Tata Laksana dan Kepegawain Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, membekali Pamong Belajar untuk meningkatkan kompetensi. Kegiatan dikemas dalam Diklat Penulisan Karya Tulis Ilmiah I. Peserta  Diklat berasal  dari  8 UPT lama dan 21 UPT baru sejumlah 36 orang. Kegiatan  dilaksanakan selama 5 hari, tanggal 3 s.d. 7 April 2018, bertempat di Hotel Artotel, Depok, Sleman Yogyakarta.

Panitia penyelenggara, Dadan Mulyana, S.Si, MM, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini  untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, keahlian dan sikap aparatur dalam mewujudkan profesionalisme Pamong Belajar. Pamong belajar merupakan ujung tombak pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat. Seorang pamong belajar seharusnya banyak ide dan gagasan yang sebaiknya dituangkan dalam bentuk tulisan agar dapat dibaca oleh orang lain. Sehingga jangan hanya diucapkan atau dituturkan saja.  

Pesan Sri Rawi Sasmoro, Kepala Subbag Kepegawaian, Bagian Hukum, Tata Laksana dan Kepegawaian Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, dalam sambutan pembukaan meminta semua peserta untuk membagikan ilmu yang diperolehnya selama mengikuti diklat. Ketika menulis juga tulisan yang berkualitas. Ketika akan naik jabatan salah satu unsur adalah pengembangan model. Model yang akan dinilai adalah model yang sudah  di validasi oleh direktorat terkait. Hal tersebut untuk menghindari agar model yang ditulis berkualitas dan berdampak positif untuk masyarakat. Karena selama ini model yang ditulis hanya untuk memenuhi angka kredit saja. Tidak kalah penting adalah merubah pola pikir  dari pegawai daerah menjadi pegawai pusat, yang anggaranya semakin besar, maka beban pekerjaannya semakin berat dan dituntut yang cermat.

Terakhir Sri Rawi Sasmoro  menyatakan “…agar semua pegawai  untuk belajar mendengarkan, dengan mendengarkan kita menghargai orang yang bicara.”  

Pewarta: Hasiyati


Posted in Berita