Menu Close

Mengenalkan SKK Tutor dan Pengelola Pendidikan Kesetaraan pada Pramuka Pandega

Syarat Kecakapan Khusus (SKK) bidang pendidikan kesetaraan pada saat Satuan Karya Widya Budaya Bakti dibentuk belum ada. Untuk itulah BP PAUD dan Dikmas DIY melakukan pengembangan model penyusunan SKK bidang pendidikan kesetaraan. Untuk mendapatkan masukan dan perbaikan maka rancangan model diujicobakan dan dikenalkan pada Pramuka Pandega di wilayah Kwarcab Sleman. Kegiatan uji coba berlangsung pada tanggal 25 sampai dengan 29 Oktober 2017 di Sanggar Kegiatan Belajar Sleman.

Sutini, peserta uji coba opersional, memberikan apresiasi kepada BP PAUD dan Dikmas DIY dalam usaha mengembangkan SKK Pendidikan Kesetaraan pada Krida Pendidikan Masyarakat Saka Widya Budaya Bakti. “Sebuah langkah luar biasa untuk mengayomi pendidikan Indonesia.” Kata gadis yang juga  Lebih lanjut ia menyatakan bahwa secara umum pengembangan model ini sangat bermanfaat, baik bagi Pramuka Penegak maupun Pandega. Bagi penegak dapat menjadi bekal dalam mengabdikan diri pada masyarakat. Begitu pun Pandega yang ranahnya memang pengabdian masyarakat. Akan tetapi untuk Penegak mungkin akan terkendala ketika praktek menyusun silabus dan RPP. Masih perlu banyak belajar dan berlatih apalagi untuk praktek pembelajaran. “Bagi Pandega pangkalan perguruan tinggi sangat cocok,” tutup Sutini.

Kegiatan uji coba operasional SKK Tutor dan Pengelola Pendidikan Kesetaraan diikuti oleh 20 orang Pramuka yang sebagian besar adalah golongan Pandega. Hal ini sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan bahwa dalam latihan sebagai tutor diharapkan dapat menyusun RPP, hal mana kemampuan tersebut lebih tepat diajarkan pada golongan Pandega.

Uji coba operasional SKK Tutor dan Pengelola Pendidikan Kesetaraan melibatkan Kakak Bambang Pamungkas selaku pendamping lapangan serta instruktur berasal dari SKB Sleman yaitu Kakak Dwi Lestariningsih, S.Pd., MM. dan Kakak Dra. Lilik Umiyati.

Pada akhir uji coba operasional peserta diberikan badge Satuan Karya Widya Budaya Bakti. Kegiatan uji coba operasional ini diharapkan memberikan dampak agar kegiatan Saka Widya Budaya Bakti  dapat lebih berkembang.

Pewarta: Fauzi Eko Pranyono

[fauziep]

Posted in Berita