Menu Close

Melahirkan SKK Baru Diksetara dan Literasi pada Krida Dikmas Saka Widya Budaya Bakti

Penyelenggaraan Satuan Karya Widya Budaya bakti ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi, minat, dan dedikasi anggota Pramuka terhadap penyelenggaraan program pendidikan masyarakat yang ada di masyarakat. Pelibatan anggota Gerakan Pramuka diharapkan mampu mendongkrak optimalisasi pencapaian tujuan pendidikan. Pelibatan anggota Gerakan Pramuka dalam penyelenggaraan program pendidikan dengan bentuk penyelenggaraan Satuan Karya Gerakan Pramuka.

Satuan Karya Widya Budaya Bakti ketika terbentuk belum mengakomodasi aktivitas pendidikan kesetaraan dan peningkatan budaya baca. Krida Pendidikan Masyarakat yang ada cenderung baru mengakomodasi pendidikan keaksaraan dalam artian pemberantasan buta huruf.

 “Mohon dipertimbangkan SKK bidang Literasi, karena menjadi program unggulan Ditjen PAUD dan Dikmas.” Demikian disampaikan Triana Januari selaku Kepala Bagian Umum dan Kerjasama Sesditjen PAUD dan Dikmas, Kemdikbud pada tanggal 13 Juli 2017 di kegiatan Diskusi Terpumpun Hasil Studi Pendahuluan Pengembangan Model Penyusunan Syarat Kecakapan Khusus.

Berdasarkan kesimpulan masalah yang ditemukan dalam Diskusi Terpumpun Hasil Studi Pendahuluan, maka disimpulkan usulan tema model yang dapat dikembangkan adalah yaitu (1) Penyusunan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) Pendidikan Kesetaraan dan Pengelolaan Budaya Baca pada Satuan Karya Widya Budaya Bakti; (2) Penyusunan Bahan Ajar Krida pada Satuan Karya Widya Budaya Bakti. SKK bidang pendidikan kesetaraan meliputi SKK Tutor Pendidikan Kesetaraan dan SKK Pengelola Pendidikan Kesetaraan. SKK bidang pengelolaan budaya baca terdiri atas SKK Pegiat Literasi dan SKK Pengelola Taman Bacaan Masyarakat.

Lahirnya SKK bidang pendidikan kesetaraan diharapkan dapat memberikan kesempatan Pramuka Penegak dan Pandega pada penyelenggaraan pendidikan kesetaraan dalam rangka ikut meningkatkan indeks pengembangan sumber daya manusia (IPM) kabupaten/kota.

Kegiatan Diskusi Terpumpun Hasil Studi Pendahuluan ini dihadiri 20 orang terdiri dari unsur Kwartir Daerah DIY, Kwartir Cabang di DIY, Pamong Saka, dan Dewan Kerja Daerah/Cabang. [fauziep]

Posted in Berita