Menu Close

Gelar Doa Bersama Himpaudi Kota Yogyakarta untuk Kesejahteraan dan Kesetaraan Pendidik PAUD Nonformal

Guru Mulia Guru Setara

Gelar doa Himpaudi Kota Yogyakarta_Masjid Gede Kauman Yogyakarta (Foto: srw)

Yogyakarta (14/01/2019). Dua ratus lebih pendidik PAUD se Kota Yogyakarta berkumpul di Masjid Gede Kauman, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta melaksanakan gelar doa bersama dalam rangka mendukung proses gugatan HIMPAUDI ke Mahkamah Konstitusi. Turut hadir Jajaran Muspika Kecamatan Gondomanan, Bambang Darmawan mewakili Kapolsek Gondomanan, Retno Pudyastuti, S.IP., Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Gondomanan.

Gelar doa bersama Himpaudi se-Indonesia dilaksanakan jam 13.00 WIB di masing-masing wilayah dalam rangka mendukung proses sidang pemeriksaan pendahuluan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia perihal permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen terhadap Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945. Sesuai surat panggilan sidang pada Selasa, 15 Januari 2019 pukul 13.30 WIB.

Himpaudi telah memperjuangkan kesetaraan guru PAUD nonformal sejak April 2015. Termasuk meminta audiensi kepada Presiden Jokowi. Sangat banyak surat yang telah dilayangkan guru PAUD langsung ke Presiden. Himpaudi mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah, namun tidak maksimal selama Undang-Undang Guru dan Dosen belum dirubah.  Jalan terakhir harus diambil Himpaudi, Guru PAUD mengajukan Yudisial Review kepada Mahkamah Konstitusi pada tanggal 18 Desember 2018.

“Bersama-sama berdoa untuk kesetaraan pendidik PAUD nonformal. Agar mempunyai hak yang sama dengan pendidik sekolah formal. Doa bersama merupakan tindakan cerdas dan lebih bermanfaat. Secara tidak langsung mendukung proses perubahan Undang-Undang membuka kesempatan pendidik PAUD nonformal mendapat hak yang sama dengan pendidik formal,” kata Bambang Darmawan dalam sambutannya mewakili Kapolsek Gondomanan.

“Semoga Alloh memudahkan perjalanan ke MK untuk jerih payah guru PAUD nonformal. Takdir bisa diubah dengan doa. Secara serentak hari ini di seluruh Indonesia, dimanapun kita melangkah diniatkan dengan baik akan dimudahkan urusan kita. Alloh akan menilai niat baik kita. Ikhtiar menghubungkan hati, bersama-sama suara hati kita didengarkan, membuka hati di persidangan MK,” ucap Nuzul Hidayati, S.Pd., wakil Ketua Himpaudi Kota Yogyakarta.

“Kami segenap Himpaudi Kota Yogyakarta memanjatkan doa dengan segala kerendahan hati menuju kesetaraan pendidik PAUD nonformal. Selama ini kami hanya dipandang sebelah mata. Kami mohon berikan kelancaran persidangan di MK demi kesetaraan pendidik PAUD nonformal. Tiada daya dan kekuatan selain dari-Mu, hatinya di tangan-Mu, dan ubun-ubun dalam genggamanmu,” akhir doa yang dipimpin oleh Maya Veri Oktavia, S.Pd.

Pewarta: Sabatina Rukmi Widiasih

Posted in Berita