Menu Close

Diklat Implementasi Kurikulum 2013 Paket C Diikuti Tutor, Pamong Belajar, Penilik dan Kasi Kurikulum

Yogyakarta (07/08/2018) Pendidikan dan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Paket C yang diikuti oleh 38 orang  yang terdiri dari tutor, pamong belajar, dan unsur Dinas Pendidikan yang terdiri dari Kepala Seksi Kurikulum pada Bidang Pendidikan Nonformal dan penilik se-Daerah Istimewa Yogyakarta pada  6-10 Agustus 2018 di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.

Implementasi kurikulum 2013 harus mulai diterapkan pada tahun pelajaran 2018/2019 ini agar pada tahun 2020/2021 semua level setara kelas sudah melaksanakan K13. Agar pelaksanaan kurikulum 2013 dapat berjalan dengan lancar di lapangan, maka pendidikan dan latihan di BP PAUD dan Dikmas DIY selain mengikutsertakan tutor dan pamong belajar selaku pendidik yang mengampu pembelajaran, juga melibatkan penilik dan Kepala Seksi Kurikulum pada bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-DIY.

Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (BP PAUD dan Dikmas DIY) Drs. Bambang Irianto, M.Pd. pada sambutannya menekankan untuk menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik. Diklat tersebut merupakan salah satu tugas dari BP PAUD dan Dikmas untuk memberikan peningkatan kompetensi sumberdaya satuan pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat. Sehingga diharapkan agar ilmu yang didapat di dalam diklat dapat diimplementasikan ke para peserta didik masing-masing.

Materi yang diberikan pada diklat diantaranya adalah struktur kurikulum dan kontekstualisasi KI-KD, sistem satuan kredit kompetensi pendidikan kesetaraan, perencanaan pembelajaran, pembelajaran berbasis modul, pembelajaran daring dan penilaian hasil belajar. Narasumber yang memberikan materi pada diklat adalah pamong belajar BP PAUD dan Dikmas DIY, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, serta alumni Pelatihan Calon Pelatih Kurikulum 2013 Pendidikan Kesetaraan. 

Para peserta mengikuti diklat dengan sangat antusias. Peserta dilatih untuk membuat melakukan kontekstualisasi, menyusun silabus dan RPP, dan praktek lainnya. Dikenalkan pula pembelajaran dalam jaringan (daring) sehingga selain tatap muka menggunakan modul, peserta didik pendidikan kesetaraan dapat memanfaatkan jaringan internet online/daring.

Di hari terakhir peserta diberikan materi motivasi yang dikemas dalam bentuk outbond. Materi ini merupakan rangkuman/ringkasan dari seluruh materi diklat dari hari pertama sampai hari terakhir.

Pewarta: Rosianadewi Dinaryanti

Posted in Berita