Menu Close

BP PAUD dan Dikmas DIY Ikuti Seminar Nasional Pendidikan Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Pengelola PAUD dan Dikmas Tahun 2019

Pembukaan secara resmi kegiatan Seminar Nasional dan Evaluasi Kinerja oleh Dirjen PAUD dan Dikmas, Ir. Harris Iskandar, Ph.D.

Yogyakarta (01/12/2019) BP PAUD dan Dikmas DIY berpartisipasi dalam acara Seminar Nasional Pendidikan Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Pengelola PAUD dan Dikmas Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 1-4 Desember 2019 di Sahid Raya Hotel dan Convention Yogyakarta.

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan peran pendidikan masyarakat dalam menghadapi perubahan di era ekonomi digital ini diikuti 600 peserta dari unsur pembuat kebijakan Pusat dan Daerah, akademisi, praktisi, peneliti, dan semua pihak terkait lainnya yang memiliki kepedulian terhadap Pendidikan Masyarakat.

Penyerahan DIPA Tahun 2020 kepada pejabat Ditjen PAUD

Pada kesempatan tersebut dilakukan pula penyerahan DIPA Tahun 2020 kepada lima pejabat Direktorat PAUD dan Dikmas, yang terdiri dari Sekretaris Ditjen PAUD dan Dikmas Dr. Wartanto, Direktur Pembinaan PAUD Dr. Muhammad Hasbi, Direktur Pembinaan Keluarga Dr. Sukiman, M.Pd., Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Dr. Abdul Kahar, serta Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Dr. Agus Salim.

Seminar nasional dengan tema “Peran Pendidikan Masyarakat dalam Mengakselerasi Produktivitas Bangsa di Era Ekonomi Digital” ini dibuka secara resmi oleh Dirjen PAUD dan Dikmas, Ir. Harris Iskandar, Ph.D. Dalam sambutannya, Dirjen PAUD dan Dikmas menyampaikan bahwa seminar nasional dan evaluasi kinerja ini merupakan kegiatan untuk mengevaluasi kinerja secara terang-terangan, yang kemudian digunakan untuk mencari strategi yang lebih baik. Kegiatan ini kedepannya akan dilakukan hampir setiap tahun.

 “Kegiatan ini juga sebagai wadah bagi kita semua untuk merefleksi apa yang sudah kita lakukan. Kemudian mendistribusikan dan menyebarkan praktik-praktik baik yang sudah ada di Indonesia baik yang sudah dikembangkan oleh para Pamong, yang kemudian dikaji oleh para akademisi supaya menyebar. Sehingga kita dapat merumuskan strategi kebijakan pengembangan ke depan, sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu peran pendidikan masyarakat di era digital. Ini sebuah tantangan yang mana kita sudah ada didalamnya”, tambah Ir. Harris Iskandar, Ph.D.

Pewarta: Winda Pratiwi

Posted in Berita