Menu Close

Kemendikbud Terbitkan Ketentuan UN Kesetaraan Program Paket A, Paket B dan Paket C

Yogyakarta (13/04/20) Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi membatalkan pelaksanaan Ujian Nasional 2020. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Surat edaran tersebut berisi enam (6) butir keputusan, salah satunya adalah pembatalan pelaksanaan UN 2020, termasuk ujian kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.

Mengacu dari surat edaran tersebut, disebutkan bahwa UN Tahun 2020 dibatalkan, termasuk Uji Kompetensi Keahlian 2020 bagi Sekolah Menengah Kejuruan. Kemudian, pada poin 1.c menyebutkan bahwa dengan dibatalkannya UN Tahun 2020 maka proses penyetaraan bagi lulusan program Paket A, program Paket B serta program Paket C akan ditentukan kemudian.

Menanggapi pernyataan poin 1.c Surat Edaran No. 4 Tahun 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Surat Edaran No. 9 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Proses Penyetaraan Lulusan Program Paket A, Paket B dan Paket C Tahun Ajaran 2019/2020. Dalam surat edaran tersebut tercantum beberapa ketentuan pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan Program Paket A, Paket B dan Paket C, diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Ujian Pendidikan Kesetaraan Program Paket A, Paket 8, dan Paket C melalui penilaian kelulusan yang dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan.
  2. Hasil Ujian Pendidikan Kesetaraan Program Paket A, Paket B, dan Paket C diakui sebagai penyetaraan kelulusan.
  3. Ujian Pendidikan Kesetaraan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
  4. Ujian Pendidikan Kesetaraan dalarn bentuk tes yang mengumpulkan peserta didik tidak  boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelurn terbitnya surat edaran ini;
  5. Ujian Pendidikan Kesetaraan dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya;
  6. Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang telah melaksanakan Ujian Pendidikan Kesetaraan sebelurn terbitnya surat edaran ini dapat  menggunakan hasil penilaian untuk menentukan kelulusan peserta didik; dan
  7. SKB dan PKBM yang belum melaksanakan Ujian Pendidikan Kesetaraan dapat menggunakan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.
  8. Peserta Ujian Pendidikan Kesetaraan adalah peserta didik yang sudah terdaftar pada BIO-UN Tahun Ajaran 2019 /2020.
  9. Kepala SKB dan PKBM wajib memasukkan hasil Ujian Pendidikan Kesetaraan ke Dapodik paling lambat tanggal 30 Juni 2020.

Ketentuan lengkap pelaksanaan UN Kesetaraan Program Paket A, Paket B dan Paket C bisa diunduh di laman ini

Penulis : Gita Kurnia Graha

Posted in Artikel