Menu Close

Kemdikbud Terbitkan Juknis DAK Nonfisik BOP PAUD dan BOP Kesetaraan

Oleh: Gita Kurnia Graha

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merilis Permendikbud Nomor 13 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Anggaran 2020. Peraturan ini menjadi dasar pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik dari pemerintah. DAK Nonfisik yang dimaksud dalam peraturan tersebut merupakan dana yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada kepala daerah dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus nonfisik yang merupakan urusan daerah.

Sasaran pemberian DAK Nonfisik diantaranya adalah peserta didik pada satuan pendidikan penyelenggara PAUD atau pendidikan kesetaraan di wilayah Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat melalui Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan (BOP Kesetaraan). Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) merupakan program pemerintah untuk membantu penyediaan pendanaan biaya operasional pembelajaran PAUD. Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan (BOP Kesetaraan) adalah program pemerintah untuk membantu penyediaan pendanaan biaya operasional kegiatan pembelajaran program Paket A, Paket B, dan Paket C.

  • BOP PAUD

Tujuan dari program BOP PAUD ini adalah untuk membantu operasional Lembaga PAUD, meringankan bebab biaya pendidikan bagi masyarakat dalam mengikuti layanan PAUD yang berkualitas, serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan dan pengembangan PAUD. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sekolah penerima untuk mendapatkan bantuan program ini, diantaranya adalah:

  1. Memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
  2. Memiliki rekening bank atas nama satuan pendidikan.
  3. Memiliki NPWP.
  4. Memiliki peserta didik yang terdata di Dapodik minimal 9 anak, kecuali berada di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Satuan biaya yang diterima sebesar Rp. 600.000,00 per peserta pertahun yang akan disalurkan dua tahap. Penggunaan dana bantuan yang diberikan memiliki ketentuan yang harus dipenuhi, yaitu:

  1. Kegiatan Pembelajaran dan Bermain (paling sedikit 50%)
  • Bahan pembelajaran peserta didik yang dibutuhkan sesuai dengan kegiatan
  • Penyediaan Alat Permainan Edukatif (APE)
  • penyediaan alat mengajar bagi pendidik
  1. Kegiatan Pendukung (paling banyak 35%)
  • Penyediaan makanan tambahan
  • Pembelian alat-alat deteksi dini tumbuh kembang, pembelian obat-obatan ringan, dan isi
  • kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)
  • kegiatan pertemuan dengan orang tua/wali murid (kegiatan parenting)
  • memberi transport pendidik
  • penyediaan buku administrasi

(Lembaga wajib menggunakan dana kegiatan pendukung paling sedikit 4 jenis kegiatan sesuai dengan kebutuhan)

  1. Kegiatan lainnya (paling banyak 15%)
  • Perawatan Sarana dan Pasarana
  • Penyediaan Alat-alat Publikasi PAUD
  • Langganan listrik, telepon/internet, air

(Satuan Pendidikan wajib menggunakan dana kegiatan lainnya paling sedikit 2 jenis kegiatan)

  • BOP Kesetaraan

Selain BOP PAUD, program lain dari DAK Nonfisik adalah BOP Kesetaraan untuk pendidikan kesetaraan. Pendidikan Kesetaraan merupakan program pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan umum setara SD/MI, SMP/MTs serta SMA/MA yang dirangkum dalam program Paket A, Paket B dan Paket C. Sama halnya dengan BOP PAUD, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu:

  1. Peserta didik yang dibiayai oleh DAK Nonfisik BOP Kesetaraan terdata pada Dapo PAUD Dikmas
  2. Peserta didik berusia 7 – 21 tahun, kecuali kelas lanjutan dapat diatas 21 tahun. Kelas lanjutan adalah peserta didik pada semester berjalan yang terdaftar sebelum tahun 2020.
  3. Peserta didik pada Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Kesetaraan minimal 10 peserta didik yang terdata pada Dapo PAUD Dikmas.

Satuan biaya yang diterima untuk masing-masing paket berbeda. Biaya akan dicairkan ke satuan pendidikan dalam dua tahap. Rincian penerimaan masing-masing paket sebagai berikut:

  1. Paket A menerima Rp. 1.300.000,00 per peserta didik pertahun
  2. Paket B menerima Rp. 1.500.000,00 per peserta didik pertahun
  3. Paket C menerima Rp. 1.800.000,00 per peserta didik pertahun

Penggunaan dana bantuan memiliki ketentuan yang harus dipenuhi, diantaranya:

  1. Kegiatan Operasional Pembelajaran Minimal 55%
  • Pengadaan/pemeliharaan peralatan pembelajaran
  • Pengadaan/pemeliharaan alat peraga pembelajaran
  • Pengadaan Modul/buku
  • Penyusunan Rencana Pembelajaran
  • Evaluasi pembelajaran
  1. Kegiatan Pendukung Maksimal 35%
  • Kegiatan pembelajaran luar kelas
  • Pembentukan saka widyabudayabakti
  • Peningkatan kompetensi pendidik
  • Tambahan transport tutor
  1. Kegiatan Administrasi Lainnya Maksimal 10%
  • Sosialisasi dan publikasi
  • Pelaporan
  • Pendataan peserta
  • ATK dan Bahan habis pakai
  • Langganan daya dan jasa internet

Dengan adanya program DAK Nonfisik BOP PAUD dan BOP Kesetaraan, diharapkan mampu membantu pelaksanaan serta menunjang kegiatan pembelajaran pendidikan anak usia dini serta pendidikan kesetaraan.

Untuk mengunduh dokumen petunjuk teknis tersebut dapat diklik tautan ini.

Posted in Artikel